Nasional

Dukungan Pemerintah Menguat, Kompro 98 Dorong Petani Manfaatkan Masa Keemasan

Candrika Fathya
17925
×

Dukungan Pemerintah Menguat, Kompro 98 Dorong Petani Manfaatkan Masa Keemasan

Share this article

LAMPUNG — Di tengah situasi geopolitik global yang semakin dinamis dan konflik antarnegara yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, sektor pertanian Indonesia menghadapi tantangan besar. Ketahanan energi, ketersediaan sarana produksi pertanian (saprotan), hingga stabilitas harga komoditas menjadi faktor penting yang turut menentukan masa depan jutaan petani.

Namun, di tengah berbagai kekhawatiran tersebut, kondisi petani Indonesia justru dinilai masih cukup kuat. Berbagai kebijakan dan program pemerintah di sektor pertanian dinilai mampu menjaga produktivitas sekaligus memberikan perlindungan kepada petani dari dampak gejolak ekonomi dan geopolitik global.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah alokasi pupuk subsidi yang mencapai 9,55 juta ton dengan nilai sekitar Rp45 triliun. Pemerintah juga menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sebesar 20 persen, memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta terus mendorong ekstensifikasi melalui program pencetakan sawah baru.

Ketua Umum Komponen Progresif 98 (Kompro 98), Anwar Syarifuddin, S.P., menilai kondisi petani saat ini relatif stabil dan belum menunjukkan keresahan yang berarti akibat gejolak geopolitik global.

Menurutnya, harga sejumlah komoditas unggulan petani, seperti sawit, karet, dan singkong, masih berada pada level yang cukup menguntungkan.

“Saat ini tidak ada keresahan di tingkat petani. Justru petani cukup bahagia karena harga-harga komoditas cukup bagus dan menguntungkan. Pupuk subsidi juga tersedia, bantuan mesin-mesin pertanian terus berjalan, dan program cetak sawah terus bergulir,” ujar Anwar.