Nasional

Presiden Prabowo Sambut PM China di Istana Merdeka: Babak Baru Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok Dimulai

Candrika Fathya
218
×

Presiden Prabowo Sambut PM China di Istana Merdeka: Babak Baru Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok Dimulai

Share this article
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri Republik Rakyat China Li Qiang di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (25/5/2025)/Bisnis-Akbar Evandio

Jakarta – Hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok memasuki babak baru. Di tengah geliat geopolitik global, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Ia menjadi momen krusial memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara dua negara raksasa Asia. Apalagi, pertemuan ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–China—sebuah tonggak sejarah yang mempertegas arah kerja sama jangka panjang.

Delegasi Kuat, Agenda Padat

Turut mendampingi Presiden Prabowo, sejumlah tokoh penting kabinet hadir menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memperkuat aliansi ini. Mereka antara lain:

  • Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya

  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

  • Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono

  • Menteri Luar Negeri Sugiono

  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

  • Wakil Menteri Pendidikan Sains dan Teknologi Stella Christie

  • Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir

  • Wakil Menteri Pertanian Sudaryono

Dengan formasi kuat ini, pertemuan bilateral tidak hanya bersifat diplomatik, tapi juga strategis untuk menjembatani kepentingan ekonomi, teknologi, pertahanan, dan pangan.

60 Konglomerat China Ikut Serta: Sinyal Besar untuk Investasi

Kunjungan PM Li Qiang bukan hanya kunjungan kenegaraan. Ia datang bersama rombongan besar berisi sekitar 60 pengusaha papan atas Tiongkok—baik yang sudah menanamkan investasi di Indonesia maupun yang tengah menjajaki peluang baru.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan optimisme tinggi terhadap hasil kunjungan ini.

“Kehadiran PM Li bersama pengusaha-pengusaha besar menunjukkan keseriusan China dalam memperluas investasi di Indonesia. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga transfer teknologi dan pembukaan lapangan kerja,” ujar Rosan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Sabtu (24/5/2025).

Misi Strategis di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketegangan global dan perubahan rantai pasok internasional, Indonesia dan China mengambil langkah taktis: menguatkan fondasi kemitraan di berbagai sektor.

Mulai dari energi baru dan terbarukan, teknologi tinggi, penguatan pangan, hingga kerja sama pertahanan—semua dibahas dalam pertemuan tertutup antara kedua pemimpin.

Kunjungan ini dipandang sebagai bagian dari strategi besar Indonesia menjadi poros pertumbuhan ekonomi kawasan, sekaligus menjaga keseimbangan geopolitik di Indo-Pasifik.