Plt. Kadis Peternakan Way Kanan Ikut Dampingi Disnakkeswan Lampung, Tinjau Belgian Blue Hasil IB
Share this article
Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor peternakan dan keamanan pangan. Pada Jum’at, 1 Agustus 2025, kegiatan penting digelar di Kampung Setia Negara, Kecamatan Baradatu, yang menjadi titik sentral pembinaan, vaksinasi, hingga pengobatan massal untuk hewan ternak.
Yang menjadi sorotan, kehadiran Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Way Kanan yang turun langsung ke lapangan mendampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si.
Dalam kegiatan itu, ia menunjukkan perhatian besar terhadap kondisi lapangan, khususnya bagaimana usaha olahan produk hewan dan peternak lokal dapat bertahan dan berkembang. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, tetapi juga untuk memastikan program-program provinsi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
“Kita ingin memastikan bahwa peternak dan pelaku usaha olahan hewani di Way Kanan mendapat dukungan teknis dan kebijakan yang konkret. Kami serius ingin membangun ekosistem peternakan yang berdaya saing,” ujarnya di sela kunjungan ke kandang sapi warga.
Kegiatan dimulai dengan bimbingan teknis NKV (Nomor Kontrol Veteriner) kepada perusahaan olahan hewan Indotirta Frozen Food. Pembimbingan ini dimaksudkan agar pelaku usaha lebih sadar akan pentingnya standar keamanan pangan yang kini jadi perhatian nasional.
Tak berhenti di situ, sinergi dua dinas ini juga terlihat saat pelaksanaan vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) terhadap 300 ekor sapi serta pengobatan massal kepada 400 ekor sapi milik peternak lokal. Tindakan ini merupakan upaya nyata untuk mencegah potensi wabah serta meningkatkan kualitas ternak rakyat.
Penutup kegiatan dilakukan dengan kunjungan ke kandang milik Pak Mariun, peternak yang sukses membesarkan sapi Belgian Blue berusia 22 bulan, hasil program Inseminasi Buatan (IB). Kehadiran Plt. Kadis dalam momen ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap peternak lokal yang adaptif terhadap teknologi.
Langkah-langkah ini diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui dinas terkait tak tinggal diam, melainkan terus bekerja memastikan sektor peternakan bisa jadi tulang punggung ekonomi daerah.(eng/Zp)